Syaffa’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Gellery KKI

ALLOHUAKBAR KHILAFAH PASTI AKAN TEGAK

Ustadz Drs. Hafidz Abdurrahman, MA bersama Dr. Mahmud Salim Achay dari Inggris

kki_08.jpg

Zeppelin KKI2007

kki_00.jpg

Panggung utama

kki_10.jpg

Layar raksasa menampilkan MC kita: Ustadz Harry Mukti

kki_17.jpg

Duet MC : Ustadz Adi Maretnas dan Harry Mukti

kki_16.jpg

Duet MC yang kompak

kki_19.jpg

Pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh ustadz Lukman

kki_23.jpg

Pembukaan Konferensi oleh Amir Hizbut Tahrir, dibawakan oleh ustadz Anwar Iman

lautan_manuisa3.jpg

Lautan manusia memenuhi stadion, Subhanallah !

kki_03.jpg

Peserta KKI di sektor 4 dan 5

kki_09.jpg

Peserta KKI di sektor 21 dan 22

1095453865_ab10385996.jpg

Ya Allah, kami berkumpul untuk menegakkan Syariat-Mu

2007-08-12t075957z_01_nootr_rtridsp_2_international-indonesia-muslim-dc.jpg 1096315084_431dcbe7ec.jpg

Peserta KKI dari kalangan Rijal

women_indon_conf.jpg

Peserta KKI dari kalangan Nisa

kki_13.jpg

Kafilah Jawa Timur

kki_15.jpg

Spanduk dukungan

kki_72.jpg

Warga NU turut mendukung KKI

kki_12.jpg

Parade bendera Islam dari peserta

kki_20.jpg

KH. Abdullah Gymnastiar di mobil komando

kki_18.jpg

Tuan Guru Turmudzi Badhuli (Syuriah NU)

kki_34.jpg

Prof. Dr. Din Syamsuddin (Ketua Umum PP Muhammadiyah)

kki_21.jpg

Para pembicara tokoh nasional di panggung utama

kki_36.jpg

Para pembicara tokoh nasional sedang menikmati acara

kki_22.jpg

Ustadz Muhammad Ismail Yusanto, Jurubicara HTI

kki_24.jpg

Tausiyah KH. Abdullah Gymnastiar

kki_25.jpg

Tuan Guru H. Turmudzi (Syuriah NU NTB)

kki_37.jpg

Orasi Ketua Umum PP Muhammadiyah

kki_26.jpg

KH Ahmad Thahlon (MUI Sumatera Selatan)

kki_35.jpg

KH Amrullah Ahmad (Ketua Umum Syarikat Islam/Sekretaris MUI Pusat)

kki_71.jpg

Jubir HTI diwawancarai pers dalam dan luar negeri

kki_02.jpg

Konferensi Pers bersama Jubir Ismail Yusanto (HTI), Din Syamsudin (Muhammadiyah) dan Tuan Guru Turmudzi Badhuli (NU)

kki_49.jpg

Laa’izzata illa bil Islam ….

kki_70.jpg

Nasyid dari ar-Rijal

kki_14.jpg

Parade Bedug

kki_33.jpg

Dukungan musik instrumentalia dari group Nuke

thumb_dsc00707.jpg

Aksi tim Reppling yang dikomandani Ustadz Aji Jumiono, turun dari atap stadion membawa bendera Roya dan Liwa …

kki_27.jpg

Flying fox dengan bendera al-Liwa

kki_28.jpg

Anggota tim reppling berlari membawa panji Rasulullah SAW

kki_29.jpg

Pasukan Liwa-Roya siap menyerahkan bendera kepada pembicara tokoh nasional

kki_30.jpg

Penyerahan bendera kepada Jubir HTI

kki_31.jpg

Penyerahan bendera dari Jubir HTI kepada tokoh nasional

kki_32.jpg

Tokoh nasional dengan bangga melambaikan bendera Islam

kki_41.jpg

Pembawa acara sesi Konferensi: ustadz Luthfie Hakim, SH.

kki_44.jpg

Para pembicara internasional dari Indonesia, Inggris, Sudan, dan Jepang

kki_40.jpg

Deretan pembicara KKI

kki_42.jpg

Orasi Ustadz Farid Wadjdi membawakan makalah Dr. Imran Waheed (HT Eropa)

kki_43.jpg

Orasi Dr. Mahmud Salim (HT Inggris)

kki_50.jpg

Orasi Syeikh Usman Ibrahim (HT Sudan)

kki_51.jpg

Orasi Prof Hassan Ko Nakata (Presiden Asosiasi Muslim Jepang)

kki_52.jpg

Orasi Ustadz Drs. Hafidz Abdurrahman, MA (HT Indonesia)

kki_05.jpg

Atraksi teatrikal mengusung bendera liwa dan roya, managed by ustadz Adi Maretnas (Banten)

kki_04.jpg

Kibarkan panji dan bendera Rasulullah SAW …. Allahu Akbar !

kki_61.jpg

Formasi negeri-negeri muslim setelah Khilafah runtuh pada tahun 1924

kki_62.jpg

Negara-negara Barat mulai melakukan penjajahan terhadap negeri muslim

kki_63.jpg

Pengusiran dominasi negara-negara Barat oleh Daulah Khilafah Islamiyyah

kki_64.jpg

Muncul kesadaran kaum muslim di seluruh dunia untuk membebaskan diri dari pengaruh asing

kki_65.jpg

Daulah Khilafah menaungi negeri-negeri muslim

kki_66.jpg

Allahu Akbar … ya Allah kami rindu tegaknya Khilafah

kki_69.jpg

Daulah Khilafah will coming soon !

kki_53.jpg

Sentuhan refleksi Ustadz Jamil Az-Zaini

kki_55.jpg

Doa penutup konferensi dari ustadz M. Arifin Ilham (Ketua Majlis Adz-Dzikra)

kki_06.jpg

Ya Allah, kuatkanlah kami dalam upaya menegakkan Syariah dan Khilafah ….

kki_07.jpg

Ustadz al-Khaththath, ustadz Hafidz, Dr. Salim, Prof. Hasan, ustadz Yasin, Syaikh Usman Ibrahim

kki_54.jpg

Ya Allah tanpa pertolongan-Mu tidak mungkin kami bersatu kembali dalam naungan Daulah Khilafah

kki_56.jpg

Kabulkanlah doa kami ya Rabb

kki_57.jpg

Peluklah saudaramu dalam seperjuangan ….

kki_58.jpg

Istiqomah ya akhie …

kki_59.jpg

Alhamdulillah, ya Allah acara ini dapat berlangsung dengan sukses berkat pertolongan-MU

kki_60.jpg

Ya Rabb, kami berjuang untuk menegakkan risalah-MU

Iklan

September 30, 2007 Posted by | my gallery | Tinggalkan komentar

Konferensi Hizbut-Tahrir Malaysia

Malaisie : Conférence du Hizb-ut-Tahrir Malaisie maintenue malgré la pression des autorités

Malaisie : dimanche 12 août 2007 – http://www.mykhilafah.com Conférence pour l’instauration du Khilafah par Hizb-ut-Tahrir Malaisie

Malgré l’annulation de la réservation de la salle de congrès, par une pression des autorités, Hizb-ut-Tahrir Malaisie a organisé la conférence au sein d’une plus petite salle, dans une Université, où ont participé 500 personnes.

Photos :

September 30, 2007 Posted by | Dunia Islam | Tinggalkan komentar

Konferensi Hizbut-Tahrir Bangladesh

Bangladesh : Conférence du Hizb-ut-Tahrir wilaya Bangladesh à Dhaka (leçons du Isra wal Mi’raj)

Dhaka : le vendredi 10 Août 2007 – khilafat.org – Les leçons que nous donnent le miracle d’Isra wal Mi’raj, incitent les musulmans à résister à tous complots impérialistes contre la Oumma, et à rétablir l’Etat du Khilafah.

Hizb-ut-Tahrir Bangladesh a organisé un congrès dans le “National Press Club”, le sujet de la réunion publique est “La crise de l’Oumma islamique – Leçons de Isra wal Mi’raj“.

Les intervenants :

– Responsable coordinateur et porte-parole du Hizb-ut-Tahrir Bangladesh, Mohiuddin Ahmed, qui a présidé la rencontre.

– Zituzzaman Hoque, qui a délivré le discour principal.

– Porte-parole adjoint, Kazi Murshedul Haque.

– Le conseiller politique, Sheikh Tawfique.

– Le secrétaire des relations publiques, Mowlana Mamunur Rashid.

Photos :

 

September 30, 2007 Posted by | Dunia Islam | Tinggalkan komentar

Konferensi Hizbut-Tahrir Sudan

Soudan : Congrés en commémoration de la chute du Khilafah (Hizb-ut-Tahrir)

Soudan : hizb-ut-tahrir.info – dimanche 12 août 2007 Congrès annuelle du Hizb-ut-Tahrir wilaya du Soudan, “Des conceptions dangereuses contre les musulmans”

photos :

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Audio : conférences en arabe à partir du site du bureau médiatique du Hizb-ut-Tahrir :

September 30, 2007 Posted by | Dunia Islam | Tinggalkan komentar

Gallery Hizbut-Tahrir

Tarhib Ramadhan à Jakarta

 

] tarhibjakarta03.jpg

 

//

September 30, 2007 Posted by | my gallery | Tinggalkan komentar

kehancuran-peradaban-barat

ذَلِكَ مِنْ أَنْبَاءِ الْقُرَى نَقُصُّهُ عَلَيْكَ مِنْهَا قَائِمٌ وَحَصِيدٌ۝ وَمَا ظَلَمْنَاهُمْ وَلَكِنْ ظَلَمُواfokus-300.jpg أَنْفُسَهُمْ فَمَا أَغْنَتْ عَنْهُمْ ءَالِهَتُهُمُ الَّتِي يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ شَيْءٍ لَمَّا جَاءَ أَمْرُ رَبِّكَ وَمَا زَادُوهُمْ غَيْرَ تَتْبِيبٍ۝

Itu adalah sebagian dari berita-berita negeri yang Kami ceritakan kepada kalian. Beberapa di antara negeri-negeri itu ada yang masih kedapatan bekas-bekasnya dan ada yang telah musnah. Kami tidaklah menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. Karena itu, tiadalah bermanfaat sedikitpun kepada mereka sesembahan-sesembahan yang mereka seru selain Allah sewaktu azab Tuhan kalian datang. Sesembahan-sesembahan itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali kebinasaan belaka. (QS Hud [11]: 100-101).

فَأَمَّا عَادٌ فَاسْتَكْبَرُوا فِي الْأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَقَالُوا مَنْ أَشَدُّ مِنَّا قُوَّةً أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّ اللَّهَ الَّذِي خَلَقَهُمْ هُوَ أَشَدُّ مِنْهُمْ قُوَّةً وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يَجْحَدُونَ۝

Adapun kaum ‘Ad menyombongkan diri di muka bumi tanpa alasan yang benar dan berkata, “Siapakah yang lebih besar kekuatannya daripada kami?” Apakah mereka itu tidak memperhatikan bahwa Allah yang menciptakan mereka adalah lebih besar kekuatan-Nya daripada mereka? Namun, mereka mengingkari tanda-tanda (kekuatan) kami. (QS Fushshilat [41]: 15).

Sejak kehancuran Khilafah Islam pada abad yang lalu, peradaban Barat mulai mendominasi dunia secara politis, militer dan ekonomi. Peradaban Barat menjadi amat bangga akan kemajuan yang dicapainya dan saat ini menyebarkan ideologinya dengan gigih di Dunia Islam. Kepada kita dikatakan bahwa peradaban Barat adalah universal dan merupakan jalan satu-satunya bagi kemajuan dan pencerahan. Bush berkata, “Peradaban Barat bukanlan nilai-nilai Amerika atau—seperti Anda tahu—bukan nilai-nilai Eropa. Peradaban Barat adalah nilai-nilai yang universal. Karena universal, nilai-nilai itu harus diterapkan di seluruh tempat.”

Blair juga berkata, “Peradaban kita bukanlah nilai-nilai Barat, ia adalah nilai-nilai universal dari semangat kemanusiaan. Di manapun…di manapun, kapan saja, rakyat biasa diberikan kesempatan untuk memilih. Pilihannya adalah sama: kebebasan, bukan tirani; demokrasi, bukan diktator; tertib hukum, bukan hukum dari polisi rahasia.”

Sering dikatakan kepada kita, bahwa peradaban Islam hanya ada dalam lembaran buku sejarah; bahwa mereka yang menginginkan Islam, syariah dan Khilafah adalah orang yang berbicara mengenai keterbelakangan dan kegelapan.

Namun, apa yang tidak ditunjukkan oleh Barat adalah jurang eksploitasi yang dalam, kekacauan, dan keputusasaan yang telah diciptakan Kapitalisme di seluruh dunia. Propaganda Barat tidak mampu menyem-bunyikan kemunduran dan kerusakan peradaban ini—suatu masalah yang memang telah jelas bagi kita semua. Ketika mereka menyebarkan nilai-nilai dan ideologi mereka kepada dunia dengan cara yang sangat arogan sembari memfitnah peradaban Islam, maka mereka telah mencoba untuk menyembunyikan keputusasaan yang mereka buat kepada masyarakat mereka sendiri dan di seluruh dunia.

Percampuran antara materialisme dan kebebasan individu tanpa batas telah menyebabkan kekerasan yang mewabah, penggunaan obat bius, dan alkohol; pengabaian orang lanjut usia, kemiskinan, kerusakan pada keluarga, kekosongan spiritual, rasisme, dll. Penyalahgunaan obat meningkat pesat. Depresi dan mewabahnya pesta minuman keras makin tinggi.

Di Inggris angka resmi menunjukkan bahwa peminum minuman keras yang “berbahaya dan membahayakan” mencapai angka 7,1 juta orang. Pada dekade lalu, orang yang masuk rumah sakit karena sebab yang berkaitan dengan alkohol telah berjumlah dua kali lipat. Lebih dari seperlima wanita di Inggris menjadi korban kekerasan seksual sejak`anak-anak. Setiap menit di Inggris, polisi menerima telepon dari masyarakat yang meminta bantuan karena kekerasan rumah tangga. Satu dari 4 wanita di Inggris telah mengalami pemerkosaan atau dicoba untuk diperkosa. Setiap minggu di Inggris, satu hingga dua anak mati karena kekejaman; satu dari tiga anak-anak hidup dalam kemiskinan. Di Inggris, lebih dari 25 persen dari semua pemerkosaan yang dicatat oleh polisi adalah dilakukan terhadap anak-anak di bawah usia 16 tahun; setengah juta orang usia lanjut diperlakukan dengan kasar, terutama karena tidak mempedulikan mereka. Utang konsumen di Inggris berada pada angka £ 1.3 triliun, suatu angka yang mengejutkan.

Jurang antara orang kaya dan orang miskin terus melebar. Tiga belas ribu keluarga terkaya di Amerika saat ini memiliki pendapatan yang sama dengan 20 juta orang penduduk paling miskin. Tiga belas ribu keluarga itu memiliki pendapatan 300 kali lipat dari pendapatan keluarga rata-rata.


Situasi Global

Secara global, peradaban Barat telah menciptakan tata dunia yang tidak adil yang dicirikan oleh imperialisme melalui penggunaan utang, perdagangan yang tidak adil, dukungan bagi para diktator dan tiran, dan pendudukan yang ilegal. Pada saat yang sama, peradaban ini mengurangi kebebasan sipil di rumah dengan cara menakut-nakuti.

Mereka berbicara soal penentuan nasib sendiri dan demokrasi, tetapi mendukung diktator di seluruh Dunia Islam, seperti Mubarak dan Karimov, dan mencegah keinginan masyarakat untuk kembali pada Islam, syariah dan Khilafah.

Mereka berbicara soal supremasi hukum dan membawa perdamaian di Timur Tengah. Kenyataannya, mereka menjajah dan menjarah; menduduki tanah-tanah orang, seperti di Irak, membunuh lebih dari 650,000 ribu jiwa.

Mereka berbicara soal keringanan utang. Nyatanya, mereka memperbudak seluruh negera di bawah belenggu IMF dan Bank Dunia.

Mereka berbicara soal pemberantasan korupsi, tetapi menyogok ratusan juta dolar kepada para penguasa di negeri-negeri Muslim untuk mendapatkan kontrak dagang.

Mereka berbicara soal HAM. Namun, sejumlah fakta—seperti Guantanamo Bay, Abu Ghraib, Patriot Act, Undang-undang anti-teroris yang tersamar; menghentikan dan menggeledah, penahanan, penyiksaan, penawanan tanpa proses pengadilan; menganggap tersangka sebagai zalim, interogasi yang brutal dan perang-perang yang ilegal dan imperialistis—adalah bukti-bukti atas sebuah peradaban yang telah memasuki kemunduran yang permanen.

Nilai-nilai, prinsip, dan tradisi dari Peradaban Barat telah dijual murah. Negara-negara Barat saat ini telah kehilangan otoritas moralnya.


Propaganda yang Gagal

Peradaban Islam (saat ini) tidak memiliki negara yang mengembannya. Ia juga tidak memiliki tentara dan senjata untuk mempertahankannya. Sebaliknya, Peradaban Barat dihiasi dengan senjata, tentara dan teknologi serta dominasi politik, militer dan ekonomi. Namun, walaupun semua itu dilakukan, propaganda pemerintahan Barat mulai melemah.

Kaum Muslim yang tinggal di Barat, yang setiap hari dicekoki Kapitalisme, saat ini semakin bersatu dengan kaum Muslim di Dunia Islam untuk menentang kebijakan kapitalistik serta melawan pendudukan, pemecahan tanah kita dan campur tangan asing demi tegaknya syariah dan Khilafah.

Pada saat ini, bahkan kaum non-Muslim pun, walaupun ada propaganda, mulai menilai Islam sebagai sebuah agama dan sebuah sistem. Beberapa di antara mereka masuk Islam dan berjuang untuk Islam. Sebagian yang lainnya tidak lagi mempercayai propaganda pemerintah-pemerintah mereka. Seorang wanita yang masuk Islam setelah Peristiwa 11 September mengatakan, bahwa sebelum ‘perang melawan teror’ dia tidak mengetahui siapakah Muhammad saw. Namuan, saat ini dia ridha mempertaruhkan nyawanya untuk Beliau.

وَإِذْ يَمْكُرُ بِكَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِيُثْبِتُوكَ أَوْ يَقْتُلُوكَ أَوْ يُخْرِجُوكَ وَيَمْكُرُونَ وَيَمْكُرُ اللَّهُ وَاللَّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ۝

Ketika orang-orang kafir memikirkan daya upaya terhadap kalian untuk menangkap dan memenjarakan kalian, membunuh kalian, atau mengusir kalian (dari rumah kalian). Mereka memikirkan tipudaya dan Allah menggagalkan tipudaya itu. Allah Sebaik-baik pembalas tipudaya. (QS al-Anfal [8]: 30).


Wahai kaum Muslim dan Muslimah!

Walaupun negara kita tidak ada pada saat ini, akhir segalanya akan berpihak pada peradaban Islam, karena peradaban Barat didasarkan pada kebatilan dan peradaban Islam didasarkan pada kebenaran. Allah Swt. berfirman:

بَلْ نَقْذِفُ بِالْحَقِّ عَلَى الْبَاطِلِ فَيَدْمَغُهُ فَإِذَا هُوَ زَاهِقٌ۝

Sebenarnya Kami melontarkan yang haq pada yang batil, lalu yang haq itu menghancurkannya sehingga dengan serta-merta yang batil itu lenyap.(QS al-Anbiya [21]: 18).

Wahai kaum Muslim dan Muslimah!

Kekalahan Peradaban Barat terbukti dari tindakan-tindakannya yang menunjukkan keputusasaan. Pendudukan, penyiksaan, penahanan dan propaganda bukanlah tindakan-tindakan dari peradaban yang kuat, melainkan tindakan dari peradaban yang sakit.

Propaganda melawan Islam, pengemban syariah, Khilafah dan dakwah adalah karena pemerintah-pemerintah Barat mengetahui bahwa mereka sedang menghadapi kebangkitan kembali Islam di seluruh dunia. Tindakan mereka adalah seperti usaha membuat parit yang terakhir dari peradaban kapitalis yang sedang tenggelam.

Karena itu, kokohkanlah keyakinan Anda, dan berikan loyalitas Anda pada Islam dan kaum Muslim. Jangan biarkan kepalsuan dan pengaruhnya membuat Anda cemas, karena tingkatan ini hampir usai. Batas yang menggambarkan hasil kerja orang-orang yang bekerja untuk menegakkan Khilafah telah meningkat pada tingkat yang mengagumkan. Langkah-langkah menuju kemenangan menjadi semakin dekat dari hari ke hari.

Keimananan kita kepada Allah Swt. adalah besar. Harapan kita akan kemenangan yang dekat ini tidak tersentuh bahkan dengan sebuah ucapan. Allah Swt. memiliki kekuasaan yang mutlak atas apa yang Dia kehendaki, tetapi kebanyakan manusia tidak tahu. Allah—segala pujian milik-Nya—berfirman:

وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ۝

Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal salih di antara kalian, bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa; Dia pun akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah Dia ridhai untuk mereka dan Dia benar-benar akan menukar keadaan mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan, menjadi aman sentosa. (QS an-Nur [24]: 55).

Wallâh u‘alam bi ash-shawâb. [Dr. Imran Waheed; Jurubicara Hizbut Tahrir Inggris]

September 30, 2007 Posted by | Islamic Center | Tinggalkan komentar