Syaffa’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Pesan Padaku

mediasi

mengabarkan

rangkaian kata-kata

yang terkelupas oleh nalar

satu demi satu terluncur begitu saja

menelanjangi waktu mengabarkan angin topan

membangunkan mata yang tidur menumbangkan akar

yang tertanam  menghukum ruh-ruh yang masih berkeliaran

memaksa tangkai yang rapuh untuk bangkit menusuk ketidak tahuan

DIRI

Iklan

September 26, 2007 Posted by | Poems | Tinggalkan komentar

Refleksi Diri

terpapah darah,menangis ngilu,menjauh memunguti sampah budaya,dekat kantong beras berulat harga….refleksi,memuat catatan setiap denyut kesalahan,pada diri di pinggir

terowongan jembatan intuisi

yogyakarta,24 agustus

September 26, 2007 Posted by | Poems | Tinggalkan komentar

Nyawa Euvorbia

Euvorbiaku layu

termakan zaman kaku,di tengah negri

dimana setiap jiwanya selalu bernafas kencang

Euvorbiaku layu

tergores zaman hitam,di tengah negri

dimana banyak nyawa-nyawa busuk

berjalan di tengah-tengah

kesucian darah

Euvorbiaku tak lagi seindah dulu

terlumat zaman politan,di tengah negri

dimana banyak raga pembohong

yang mengumbar janji

Euvorbiaku tak lagi merekah

terlindas zaman paceklik,di tengah negri

dimana banyak embrio-embrio yang terbentuk

sebagai nyawa-nyawa pencipta derita

Euvorbiaku kini mati

tertumpas zaman kemegahan,ditengah negri

dimana banyak bayi-bayi pendusta

yang merongrong manusia

dengan mencekik lehernya

dengan menghisap darahnya

dan akhirnya menembus jantung mereka

dengan apa yang Ia sebut kebijaksanaan

nafsu egoistis dari lubuk hatinya

Dan Euvorbiaku ku kubur jua

di dekat raga-raga berduri

yang mati rasa di dalam nurani

Yogyakarta,20 Agustus ’07

September 26, 2007 Posted by | Poems | Tinggalkan komentar